Perasaan manusia itu,
luar biasa,
tiba-tiba.
Bagaimana tidak?
Dia yang terlalu lama menyiksai,
tiba-tiba berhenti.
Dia yang baru saja menyapa,
tiba-tiba tak berjeda.
Yang kemarin dendam, hari ini mendoakan.
Yang lalu marah, kini tamah.
Yang dahulu dongkol, sekarang sekongkol.
Dan sebaliknya, kebalikannya.
Perasaan manusia itu,
luar biasa,
duga-duga.
Bagaimana tidak?
Bentukannya;
kebencian, kemunafikan,
kesadaran, keikhlasan,
keterbukaan, kesempatan.
Dan rangkaiannya;
awal, selang, akhir.
Serta penghubungnya;
tanda tanya, spasi, koma.
Perasaan manusia itu,
luar biasa.
No comments:
Post a Comment