Nov 15, 2014

Di Luar Batasnya

Hari sebelum detik ini, momen yang sedang terjadi, dan perputaran jarum jam yang enggan berhenti,
Di antara, di sela, dan di saatnya,
Kerapuhanku berbanding keangkuhanmu,
Besar hatiku bersanding besar dirimu.

Aku menunggu.
Sungguh, aku menanti.
Menyambut kekosongan,
Membukakan pintu ketidakdatangan.

Sampai kapan kamu pikir aku mampu memopong ini semua?
Jangan kerutkan dahi dan jangan tinggikan suara bertanda tanya.
Jangan lemparkan api dan jangan bakar yang sudah jadi abu.
Jangan bersandiwara dan jangan membatu bak berhala.

Sudahlah, aku lelah.
Usailah, aku pasrah.
Kemana kau mencari,
Di situ aku tak kembali.