Oct 12, 2018

Mereka pikir semua ini tentang saya. Mereka sangka semua datangnya dari keributan kepala saya. Mereka anggap saya pencipta persoalan yang sebetulnya tidak ada.

Padahal ini karena saya tahu semua yang terjadi. Mereka kira telinga saya tidak mendengar; semua percakapan saling menyalahkan itu. Mereka kira mata saya tidak menyaksikan; dialog adu ego itu.

Semua ini tentang mereka.

Katanya saya tidak menghargai keberadaan dan kesabaran mereka. Katanya saya tidak menghormati usaha dan upaya mereka.
Bolehkah saya bilang ini? Bahwa fakta saya masih bertahan hidup dan waras hingga hari ini- adalah penghargaan dan penghormatan terbesar saya untuk mereka.

You can't force someone to be okay when they're not. You can't force someone to talk when it's already too loud inside their heads. Just, stay, and let them take their time, why is that so hard? They're not happy with this too, they're blaming their feelings too, they're judging their choices too, they're searching for themselves too.

Now I know for sure, it's a curse, that i feel too much, about everything, about every little thing.

Oct 6, 2018

Pamit

Aku adalah batu besar,
yang mengikat kaki mereka di tengah laut dalam.

Lepaslah aku,
bernafaslah...

Biarlah aku,
berbahagialah...

Tak mengapa,
ketika semua ini berakhir,
tak mengapa,
sungguh tak mengapa...

Bernafaslah..
Berbahagialah...

Terima kasih,
sudah menghadirkanku di bumi.

Sep 22, 2018

Perbatasan

Sebelumnya, aku minta maaf.
Aku minta maaf karena ruang hatiku terlalu besar untuk bersamamu hingga kamu tidak mampu memenuhinya, dan pergi.
Aku minta maaf karena luang waktuku terlalu banyak untuk bersamamu hingga kamu tidak sanggup mengisinya, dan hilang.

Setelahnya, aku minta maaf.
Aku minta maaf karena sudah terlambat untuk kamu mengerti bahwa ruang dan luang adalah yang kamu perlu.
Aku minta maaf karena sudah percuma untuk kamu menyadari bahwa bersamaku adalah yang kamu mau.

Kepada diriku sendiri, aku minta maaf.
Karena terus mendusta dan menyangkal.
Karena berlagak tegar dan bersikeras.
Hanya karena dia pergi dan hilang.

Padahal di perbatasan antara sebelum dan setelahnya,
aku sudah berdiri di atas paku.

May 11, 2018

Kadang.

Kadang yang dibutuhkan seseorang pada titik terendahnya, adalah bukan serta merta ditemani hingga hasrat kembali meninggi...
Kadang yang dibutuhkan seseorang pada titik terlemahnya, adalah bukan muluk-muluk diberi ratusan nasihat hingga asa kembali menguat...
Kadang yang dibutuhkan seseorang pada titik terhancurnya,
adalah cukup hanya satu perkataan singkat.
Seperti air yang mengalir tenang dan perlahan,
tidak deras dan tidak berlebihan,
namun mengisi seluruh rongga kosong bejana,
dengan penuh dan utuh,
tidak tumpah ruah.

Mar 1, 2018

Is this what I want?
Is this what I really want?
Do I actually want this?

Feb 17, 2018

01:01

Entahlah...
Entahlah...
Entahlah...

Apa kalau aku berkali-kali berkoar,
hatimu akan lantas tersambar?
Yang ada hanya aku, tertampar,
oleh fakta bahwa hanya aku, terbakar.

Malam...
Malam...
Malam...

Cintamu adalah bulan baru,
rinduku cahaya mentari.

Tuhan, boleh aku berpinta?
Agar bahasaku yang berbelit,
bisa dia cerna.